18 Oct 2014

KPI Dianggap Salah Sasaran | Tegur Acara Pernikahan Raffi Ahmad


Acara pernikahan yang diselenggarakan oleh pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Memang tergolong sangat mewah, ditambah dengan disiarkannya oleh salah satu stasiun TV nasional yang melebihi jam tayang seperti layaknya acara TV biasa.

Hampir 3 hari, pagi sampai malam stasiun TV tersebut menayangkan acara demi acara prosesi jelang pernikahan sampai dengan acara inti pernikahan pasangan artis ini.

Nah inilah yang membuat KPI sebagai pengawas penayangan acar televisi membuat teguran kepada stasiun TV yang menayangkan acara pernikahan tersebut.

KPI menganggap tayangan tersebut terlalu berlebihan dan tentunya merugikan para penonton yang notabene sebagai pemegang frekuensi.

Namun, teguran KPI tersebut banyak dari kalangan awam khususnya masyarakat sebagai penikmat acara televisi menganggap salah sasaran, soalnya menurut mereka acara tersebut syah-syah saja walaupun memang terkesan berlebihan.

"Kita bisa ambil positifnya, saya dulu belum pernah tahu bagaimana acara pernikahan adat orang jawa, eh sekarang jadi tahu...."

"Acara tersebut mendidik kok, lagian di dalamnya tidak mengandung unsur porno graphi ataupun kekerasan"

"Yang seharusnya ditegur adalah sinetron-sinetron yang tidak jelas itu lah banyak kok,,, yang mempertontonkan adegan pelukan ...percintaan-percintaan tapi masih pakai seragam sekolah...belum lagi adanya genk-genk sekolah yang melawan orang tua atau guru"

"Salah sasaran nih....seharusnya KPI itu lebih baik menegur Stasiun TV yang mempertontonkan sistem politik di indonesia yang kesannya mengadu domba rakyat"

Itulah beberapa petikan komentar masyarakat terhadap teguran KPI ini yang mereka anggap salah sasaran,sebab banyak sisi positifnya di tayangan acara pernikahan tersebut.

Tahun 2025 Petani Makan Rumah


Seharusnya Petani Indonesia itu adalah orang yang sangat kaya, dan petani adalah merupakan salah satu profesi yang sangat menjanjikan.

Karena apa?, kita tahu semua orang  pasti membutuhkan makan, dan makanan tersebut kan semua berasal dari hasil pertanian, baik itu nasi, bumbu bahkan sampai dengan buah-buahan.

Tapi kenapa mereka hidupnya tidak sejahtera, apa mungkin jeripayah mereka tidak terlalu dihargai, hasil bumi yang mereka tanam hanya hargai dengan harga yang murah.

Hal inilah yang membuat banyak para petani rela banting setir untuk bekerja dan memilih untuk tidak menjadi petani lagi.

Belum lagi para investor khususnya para developer yang biasa berbisnis perumahan, mereka dapat dengan mudah merayu para petani untuk menjual lahannya kepada mereka.

Iya, memang dengan uang hasil jual lahan tersebut mereka bisa membuka usaha yang lebih menjanjikan daripada bertani.

Ini seharusnya menjadi bahan perthatian lebih dari pemerintah, dan pemerintah jangan asal memberikan ijin kepada para investor tanpa memikirkan dampak ke depannya.

Bisa dipastikan indonesia lima belas tahun kedepan akan menjadi negara peng import beras, ironi sekali bukan?

Dan bisa juga para petani tahun 2025 bisa makan rumah, hehe itu adalah cuma anekdot saja untuk menggambarkan bahwa sawah dan ladang mereka sudah berganti menjadi perumahan-perumahan.

Dan anak cucu kita nanti tidak akan mengenal lagi yang namanya sawah, karna akan susah menemukannya.

Semoga para pemimpin kita akan lebih berfikir tentang kesejahteraan para petani bukan kesejahteraan para investor.

17 Oct 2014

Fenomena Rokok Elektrik


Kalian mungkin sudah mendengar bagaimana fenomena ini, dimana kini sudah hadir produk yang membuat masyarakat kita umumnya dan para perokok khususnya.

Fenomena ini sebenarnya mungkin sudah banyak orang yang menggunakannya, namun baru saat ini tren rokok elektrik berkembang di masyarakat.

Rokok elektrik ini adalah merupakan rokok yang melalui pembakaran sistem elektikal yang dihasilkan dengan mengeluarkan sensasi asap seperti rokok.

Sensasi ini juga yang membuat para perokok mau menggunakannya, belum lagi cairan untuk menimbulkan sensasi tersebut memiliki varian banyak rasa, ada rasa coklat,mentol,strawberry bahkan kopi dan rasa yang lainnya juga ada.

Selain itu, rokok elektrik ini seyogyanya mungkin tidak akan terlalu membahayakan si perokok karna kita bisa pilih isi ulang cairan penghasil asap itu bisa tanpa nikotin atau zat-zat yang bahaya lainnya. Tentunya akan sehat kan???

Belum lagi jika kalian yang ingin mencoba sedikit demi sedikit menghilangkan kebiasaan menghisap rokok sigaret yang notabene membahayakan bagi tubuh kita, rokok elektriklah jawabannya...

Coba saja kalian jika sudah terbiasa dengan rokok elektrik yang tidak terlalu bahaya dengan bisa dipilihnya kandungan yang ada didalamnya, ketika ingin mencoba rokok biasa mungkin kita akan merasa tidak enak bahkan bisa mual.

Nah...lambat laun bisa saja kita akan males untu merokok, setidaknya bisa mengurangi.

Yang namanya tren ya sudah pasti begitu banyak peminatnya.,,nah agan semua bisa deh dijadikan lahan usaha karna banyak yang cari loh :))



15 Oct 2014

Zaman ngebully....



Indonesia akhir - akhir ini masyarakatnya senang membully apa aja.

Apa lagi dengan mudahnya orang menggunakan media sosial setiap detik, seperti yang sering kita lihat dari mulai membully orang sampai membully kota sekalipun.

Kita pernah menemukan beberapa gambar terutama banyak tokoh yang biasanya sosok pigur yang terkenal, namun tidak semua orang suka terhadapnya.

Contohnya kita suka lihat gambar editan Pak SBY, Pak jokowi sampai dengan Syahrini...

Ya...walaupun kadang cuma sekedar buat lucu-lucuan, tapi kadang juga banyak yang buat anekdot tentang komentar-komentar pedas melalui sindiran kata-kata di gambar.

Yang terakhir kita dengar begitu ramainya orang-orang membully kota bekasi, ya ga tau itu semua adalah komentar yang sebenarnya untuk membangun apa emang untuk menjatuhkan.

Belum lama lagi telah beredar video tentang anak SD Bukit Tinggi yang membully temannya dengan mengejek dan bahkan memukulinya.

Ehmmm.... Apa ini trend sesaat apa emang bangsa kita ini senangnya begitu. Melayangkan komentar atau sekedar buat sensasi saja.

Kembali lagi pada diri kita, kita harus berfikir lebih jauh dulu tindakan kita itu...apakah merugikan atau tidak.

(Athman-red)

14 Oct 2014

Mau Jadi Apa Negara ini ke depan?



Dekadensi moral sudah sangat terlihat di bumi Indonesia tercinta ini, sungguh sangat disayangkan sistem pendidikan di Indonesia ini lebih mengedepankan Kecerdasan berhitung bukan kecerdasan yang didasari keimanan.

Sepertinya memang segala sesuatu itu harus didasari dengan pondasi yang kuat, layaknya sebuah bangunan terlihat semegah apapun jika pondasinya tidak kuat maka umur bangunan itu takkan lama.

Begitupun dengan hati kita. Mungkin jika anak bangsa ketika awal mereka mengecap kehidupan seharusnya ditanamkan terlebih dahulu nilai-nilai keagamaan

Jika demikian, takkan ada yang namanya SD berantem, SMP asusila, SMA dan Mahasiswa Tawuran.

Semoga indonesia akan berfikir apa yang salah


2 Oct 2014

Hati-hati berbagai modus PENIPUAN

Gambar : internet

Setelah Tahun 1998, Ekonomi Indonesia mengalami penurunan, sehingga kemiskinan merajalela di bumi Indonesia ini.

Lapangan pekerjaan yang diidamkan semakin sulit, ketika lulus sekolah jangankan SMA lulus perguruan tinggi saja setelah mendapatkan ijazah, kehidupan nyata yang beratpun seakan dimulai.

Itu dikarenakan lapangan pekerjaan yang sulit sehingga pengangguranpun bertambah.

Ekonomi sulit inilah yang membuat kita semua putar otak bagaimana cara bertahan hidup. Sehingga banyak bayi-bayi yang tidak bisa minum susu karna orang tuanya yang tak bisa membeli susu, kadang juga ada orang tua yang rela meminum racun sekeluarga dikarenakan hidup susah yang berkepanjangan.

Dikarenakan semua itulah banyak orang yang menghalalkan berbagai macam cara demi mendapatkan kehidupan yang layak, sehingga sudah tak heran lagi banyak berbagai modus yang dijalankan oleh para penipu. Berikut adalah beberapa modus penipu baru-baru ini diantara banyaknya modus yang berkembang :

1. Modus Jual Jam

Ya, jangan heran dengan adanya modus ini, modus tersebut biasanya digancarkan di jalan-jalan ibu kota, khususnya bagi kalian yang tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya, modus ini dengan cara "biasanya dengan menggunakan mobil dan tiba-tiba menghampiri targetnya yang berada di pinggir jalan yang mereka pastikan bahwa target tersebut punya uang yang lebih, si penipu itu biasanya menghampiri si target dengan berpura-pura menanyakan pom bensin dan ujung-ujungnya bilang bahwa dia kehabisan uang untuk pulang dan meminta tolong ke si target dengan cara menjual jam yang ada di tangannya, biasanya dia memperlihatkan jam yang berlapis emas (katanya) dan meyakinkan si target dengan memperlihatkan bon waktu dia beli, imbuhnya sih berapa saja sedikasihnya yang penting cukup untuk bensin dan tol, biasanya dia dengan memohon dan memasang muka melas...sehingga si target pun biasanya memberikan uang dan terpaksa atau mungkin bisa tergiur sekaligus menolong orang, tergiur dengan melihat bon dan katanya berlapis emas itu. Ya sudah pasti jika kita kunjungi toko yang tertera di bon itu, tidak akan kita temui toko tersebut alisa fiktif dan sudah pasti jamnya juga kawe - kawean.

2. Modus Menemukan Hape

Ini dia modus baru-baru ini terjadi juga, biasanya si penipu itu beroperasi di tempat-tempat keramaian seperti Mall atau pasar.

Seperti dengan modus-modus sebelumnya,biasanya si penipu itu membidik target yang sedang berbelanja atau memang menurut mereka cocok untuk ditipu.

Modus ini biasanya dilakukan dengan menghampiri si target yang sedang sibuk belanja sehingga dapat dialihkan sejenak perhatiannya ke si penipu.

Nah, biasanya si penipu dengan berpura-pura telah menemukan sebuah Hand phone dan menawarkan kepada kita untuk membelinya, Hand Phone yang biasa ditawarkan si penipu tersebut biasanya hand phone yang berkelas, dan meminta bayaran seadanya yah biasanya harga yg ditawarkan memang menggiurkan di bawah standar, yang penting jadi uang "katanya"!.

Setelah kita lihat-lihat Hape tersebut, biasanya setelah kita sibuk mengeluarkan dompet untuk membayarnya si penipu itu berkata " saya matiin dulu ya...takut enyang punya telepon ", dengan sigapnya si penipu itu menukar Hape yang Asli dengan Hape mainan atau dumy... Yah sudah pasti, siap-siap kecewa kalau kita sudah sampai rumah. 

3. Modus Minta Ongkos 

Ini juga bisa membuat kita tertipu, dengan menyalah gunakan atau mempermainkan rasa ibah orang, si penipu ini bekerja.

Modus ini biasanya dilakukan oleh ibu-ibu paruh bayah dengan membawa anak dan penampilan usang,

Biasanya si penipu ini menghampiri orang yang dia rasa orang itu baik atau dermawan.

Dengan alasan mau pulang kehabisa ongkos , si ibu itu menghampiri si target dan meminta tolong dan meminta uang agar dia bisa pulang.

Setelah membuat orang ibah dan memberikan uang ke si ibu, si ibu itupun menggancarkan modusnya ke orang lain juga... Nah, padahal dirasa uang itu sudah cukup untuk pulang , tapi kok? Si ibu minta ke tiap orang dengan modus yang sama...wahh kalau satu orang ngasih 20 ribu kalau 10 orang udah 200 ribu dah...hadeuhh!!!

4. Modus Jualan dengan memelas minta tolong

Modus ini biasa dilakukan oleh orang yang biasa jualan keliling, misalkan jualan sandal, nah ...modus ini sama dengan modus si ibu-ibu tadi.

Biasanya menawarkan barang daganganya dengan berpura-pura ," memohon untuk dibeli, karena mau pulang tidak punya ongkos dan belum makan seharian"

Hadeuh... Ada ada saja...menghampiri tiap orang dengan alasan yang sama.

5. Modus Ban Kempes

Modus ini mungkin kalian sudah banyak mengetahui , target yang biasa mereka incar itu orang yang biasa berkendara menggunakan mobil kemana-mana sendirian.

Biasanya mereka itu mengincar si target dengan mempelajari keseharian mereka, biasa pulang lewat mana dan jam berapa saja.

Jika ada kesempatan, si penipu dan komplotanya itu menghampiri target , yang satu memepet mobil dan berpura-pura memberitahu bahwa kendaraan anda bermasalah misalkan bannya bocor, tapi setelah kita berhenti dan mengecek kendaraan dan tanpa sadar komplotan yang lainnya membuka pintu sebelah dan menggasak tas atau apa saja yang ditaro di mobil si target.

Nah...sudah dipastikan, barang kita pasti lenyap...


Pokonya untuk kalian-kalian berhati-hatilah, ya boleh lah kita berbuat baik kepada orang tapi kita pastikan dulu sekarang ini banyak orang yang memanfaatkan kebaikan kita.

Ini adalah sebagian kecil saja dari modus - modus penipuan itu.. Belum lagi ada penipuan-penipuan yang digancarkan lewat internet

Misalkan dengan toko online palsu, modus cari uang di internet dan ujung-ujungnya hanya menjual software atau e-book saja.

Kata bang napi " WASPADALAH -WASPADALAH"


Orang Indonesia itu Ramah...Katanya!!!

Teringat sekali waktu kecil masih duduk di bangku sekolah dasar, kita sering dengar perkataan guru saat mengajar kita.
Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang ramah, tolong menolong dan suka bergotong royong.
Tapi kenapa ya? Sekarang dirasa sangat berbeda, coba deh kita sejenak jalan berkendara di jalanan atau pergi ke pasar  tradisional..di sana pasti kita akan dapatkan berbagai macam perilaku orang.
Bahkan tak jarang juga bisa memancing emosi kita , contoh saja saat berkendara, banyak sekali orang yang ugal-ugalan membawa kemdaraannya seakan tak pernah mendapat pelajaran tata krama saat mereka sekolah.
Atau bisa juga kita temui saat di pasar, di sana juga banyak orang yang beragam suku bangsa, ya bisa kita temui atau rasakan juga orang-orang yang mungkin berdesak-desakan seakan tidak pernah mau untuk bersabar.
Apa yang salah dengan indonesia? Bahkan kita lihat orang berpendidikan seperti anggota dewan pun, kadang sudah tidak bisa menggunakan akal sehat dan hati nurani mereka.
Korupsi, bertengkar saat sidang, bahkan mereka sudah tidak malu lagi kalau tiduran atau maen smartphone dan gadgednya saat paripurna.
Bukan hanya itu dari sektor pendidikan juga banyak kita dengar berita-berita dari mulai tawuran pelajar sampai tindak asusila yang dilakukan murid atau bahkan gurunya itu sendiri.
Mau di bawa kemana bangsa kita nanti?
Apa benar, bahwa orang indonesia itu terkenal ramah dan berakhlak mulia itu cuma sekedar "Katanya".
Tanya kenapa?? Bukan salah bunda mengandung bisa jadi ini diakibatkan oleh adanya dekadensi moral atau penurunan moral.
Sudah saatnya para pendidik , guru dan ulama lebih menekankan pelajaran akidah akhlak terlebih dahulu dibanding dengan mengajarkan anak untuk berhitung. Karna percuma jika negara kita punya banyak orang yang berilmu tapi tak beriman.
Punya banyak orang yang pintar tapi kelakuannya tak bermoral, mari kita mulai dari diri kita terlebih dahulu dari lingkungan kita, pendidikan di rumah juga harus lebih ditekankan terlebih dahulu tentan pelajaran etika tata krama dan akidah akhlak kepada anak kita.
Karna orang tua itu adalah sekolah yang pertama dan paling utama untuk anak kita dan semoga kelak bangsa kita itu akan diisi oleh generasi yang berakhlak mulia dan tidak lagi ada yang namanya "Katanya" dibelakang kata bangsa yang ramah. Amiin
By Athman untuk indonesiaku