30 Nov 2014

Selamat hari Korpri

Korpri adalah sebuah korp pegawai republik indonesia yang di dalamnya PNS TNI dan Polri.

Dewasa ini pegawai republik indonesia ini mendapat julukan baru yaitu Aparatur Sipil Negara.

Tenaga honorer pun termasuk di dalamnya, inilaha ada sedikit kelebihan setelah undang-undang ASN disahkan.

Aparatur sipil negara ini akan mendapatkan beberapa perubahan baik dalam segi kenaikan pangkat sampai dengan tunjangan yang akan didapatkan.

Undang-undang ASN ini sedikit menjawab tentang apa yang dialami oleh tenaga honorer.

Di dalam undang-undang dijelaskan juga perlakuan terhadap tenaga honorer hampir sama dengan PNS TNI dan Polri.

Sama-sama mendapatkan tunjangan dan gaji yang hampir seimbang, namun untuk tenaga honorer tidak akan mendapatkan jenjang karir atau kenaikan pangkat maupun posisinya dalam struktural tidak didapatkan.

Namun sampai saat ini undang-undang ASN ini masih belum diterapkan dibeberapa daerah.

Entah siap atau tidak, sepertinya harus ada perubahan. Karena Aparat sipil negara ini juga merupakan pahlawan pembangunan bangsa dalam mengisi kemerdekaan ini

Honorer " Perbudakan di Pemerintahan dan Pendidikan

Minggu kemarin hari guru telah kita lalui, begitu banyaknya guru yang bertahun tahun mengajar masih statusnya sebagai guru honorer.

Dan bertahun-tahun itulah sang guru honorer hidup hanya bergajikan 100 -500  ribu / bulan.

Cukup tidak cukup mereka jalani kehidupan itu. Bukan hanya guru saja bahkan masih banyak juga tenaga honorer dipemerintahan, dikelurahan bahkan di kecamatan.

Honor mereka semua rata-rata di bawah 1 jutaan, sungguh ironi sekali tinggal di jaman sekarang dengan gaji seperti itu.

Pemerintah sendiri dalam peraturan atau undang-undang tenaga kerja melarang perusahan atau pemberi kerja menggaji kariawannya di bawah UMK atau UMR.

Namun, tidak untuk honorer. Apakah harus ada standar Upah Minimum untuk Honorer,?

Bahkan yang tidak habis pikir, perwal atau perda yang dirancang oleh pemerintah setempat tidak mengacu ke UMK atau UMR, jadi hanya menggaji dengan kajian penghematan uang negara.

Aneh, negara ingin hemat tapi tak mau bahkan memangkas kebutuhan-kebutuhan pegawai baik PNS maupun honorer.

Padahal negara butuh mereka, pemerintah pusat hanya duduk dan mengawasi kinerja di bawahnya. Sedangkan yang menjadi pion atau yang berada di lini depan dalam membangun bangsa dan negara ini ya mereka itu yaitu  pegawai yang ada dikelurahan,kecamatan,guru di sekolahan.

Tak ayal tiap tahun selalu ada air mata saat berbicara masalah honorer.

Semoga pemerintah lebih memperhatikan jasa mereka ketimbang mengkebiri kesejahteraan mereka.

29 Nov 2014

Apakah harus "Memukul" saat atasi Demo

Salam hangat sahabat benerin indonesia,  pasti kalian sudah mendengar berita akhir-akhir ini.

Demontrasi penolakan kenaikan harga BBM terjadi dimana-mana. Sampai terakhir kita dengar demontrasi yang dilakukan mahasiswa UMI makasar dan warga terjadi bentrok antara pendemo dengan aparat kepolisian.

Sungguh sangat disayangkan sekali, sepertinya indonesia tercerminkan sebagai negara yang penuh kekerasan seperti halnya yang dicontohkan oleh para petinggi kita.

Sampai aparat kepolisianpun yang dimana adalah sebagai pengayom masyarakat mengatasi demo juga dengan memperlihatkan otot yaitu dengan kekerasan juga.

Telah banyak beredar video tentang bagaimana cara kepolisian mengatasi pendemo penolakan kenaikan harga BBM tersebut dengan kekerasan.

Menendang motor-motor mahasiswa yang sedang parkir sampai mengejar dan memukul mahasiswa dengan tongkat.

Bahkan membuat mahasiswi yang berada di lokasi ketakutan dan histeris menghadapi polisi dan melihat teman-temannya terluka dan berlarian dikejar aparat.

Sampai diberitakan dalam kejadian itu ada korban jiwa dari pendemo, entah akibat dipukul atau tertabrak mobil water canon.

Walaupun demikian dan apapun itu yang namanya kekerasan itu tidak dibenarkan.

Kemana kata ramah yang pernah diajarkan waktu kita SD, masih terngiang ditelinga kita bahwa indonesia "katanya negara yang rakyatnya ramah,sopan".

Namun kita lihat indonesia sekarang, tak jarang orang berkata kasar disekitar kita, apa lagi yang terjadi digedung parlemen kita kemarin. Seakan memang indonesia itu terlalu akrab dengan kekerasan.

Sahabat benerin indonesia, kita mulai dari diri kita ya dalam menyikapi masalah haruslah dengan otak terlebih dahulu jangan hanya mengandalkan otot saja.

Dan untuk para pendemo atau pengunjuk rasa juga harus sama sama mengevaluasi dalam menyampaikan suaranya janganlah bersifat anarki marilah kita bentuk indonesia yang damai dan sejahtera.


23 Nov 2014

Daerah Perbatasan | Cerminan Wajah Indonesia

Sahabat benerin Indonesia mungkin sudah seringkali mendengar bahkan merasakan langsung dan melihat bagaimana kehidupan di daerah perbatasan indonesia atau daerah paling pinggir dari Kepulauan negara RI ini.

Berbagai permasalahan begitu beragam di daerah tersebut, bisa dilihat dari segi insfastruktur sampai dengan masalah pendidikan dan kesehatan.

Kita sering mendengar di daerah tersebut untuk menuju sekolah, sarana kesehatan juga harus bersusah payah terlebih dahulu.

Belum lagi masalah kesejahteraan masyarakatnya yang seakan tersisihkan dari negara ini.

Bahan-bahan pokok yang mungkin akan lebih mahal dikarenakan jarak yang sangat jauh.

Sungguh berbanding terbalik dengan negara tetangga yang dalam hal ini mereka berada dekat atau di perbatasan di kedua negara.

Apakah mereka harus berpaling?

Inilah yang menjadi cobaan terberat bagi negara ini, rasa nasional mereka sungguh lebih kuat dikarenakan rumput negara tetangga itu ternyata lebih hijau.

Yang akhirnya sedikit banyaknya penghidupan mereka didapatkan dari negara tetangga itu.

Kadang ini bisa menjadi tamparan keras bagi kita, rasa pilu saat mendengar mereka lebih memilih penghidupannya di sana, bahkan anak sekolah di sana, mungkin lebih hafal lagu kebangsaan negara tetangga dibandingkan lagu kebangsaan sendiri.

Kita harapkan pemerintahan sekarang harus ada yang lebih konsen membangun insfastruktur dan kehidupan yang layak di sana.

Agar hati anak bangsa dari sabang sampai merauke tetap memiliki nama indonesia di hati mereka.

Jangankan Beli Ikan | Kebeli Tempe Aja Alhamdulillah

Program meningkatkan kesejahteraan sedang digeluti oleh para pemimpin kita, dari mulai dikeluarkannya tiga kartu sakti sampai dengan peningkatan di bidang kelautan.

Yang sedang ingin dibenahi oleh menteri yang sempat menjadi Media Darling akhir-akhir ini adalah tentang meningkatkan taraf hidup nelayan dan juga tentang produktivitas masyarakat dalam mengkonsumsi ikan.

Ikan yang kaya akan protein omega 3 yang katanya protein tersebut dapat meningkatkan tingkat kecerdasan anak dan juga bisa membuat awet muda itu belum menjadi perhatian atau menjadi kebutuhan yang primer di masyarakat.

Tingkat makan ikan di Indonesia sangat rendah, sehingga para nelayan di Indonesia pun sudah mulai menurun semangatnya dalam memproduksi atau menangkap ikan di laut.

Padahal potensi ikan di Indonesia itu sangatlah tinggi, sebab secara geografis indonesia ini merupakan negara maritim, yang notabene memiliki daerah perairan yang lebih luas.

Tingkat ekonomi masyarakat yang rendah ini menjadi salah satu faktor tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan menjadi sangatlah kurang, bahkan bisa dibilang satu bulan bisa cuma satu kali orang makan ikan atau bisa jadi tidak pernah sama sekali.

Kenapa demikian, ya bisa dibayangkan apalagi dengan dampak dari kenaikan BBM yang menyebabkan harga barang-barang , sayuran dan makanan di pasar menjadi naik.

Sudahlah pasti untuk masyarakat yang penghasilannya di bawah rata-rata jangankan untuk membeli ikan, bisa beli tempe untuk makan hari ini saja sudah sangat bersyukur.

Inilah yang menjadi permasalahan bukan karena 2000 nya yang menjadi angka dalam kenaikan BBM kmarin, namun karena angka 2000 itulah berdampak besar bagi perekonomian masyarakat yang diikuti oleh kenaikan harga-harga lainnya di pasar.

Semoga ini menjadi perhatian pemerintah

20 Nov 2014

Fakir miskin dan Anak terlantar dipelihara Alam | kok, bukan Negara?

Masih ingatkah dengan bunyi UUD 45 yang berbunyi " Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara negara".

Iya benar "Negara", tapi seperti yang kita lihat, kenapa masih banyak fakir miskin dan anak-anak terlantar ya tambah terlantar.

Sebenarnya cita-cita para pendahulu kita sungguh mulia termasuk orang-orang yang dahulu berkecimpung dalam menyusun UUD negara kita, sampai hal terkecil seperti itu mereka tuangkan dalam undang-undang.

Namun, dalam praktiknya kenapa blum mencapai seperti demikian, masih banyaknya fakir miskin di Indonesia ini semakin miskin, ditambah akibat carut marutnya masalah yang indonesia hadapi, terutama masalah ekonomi yang mengakibatkan angka fakir miskin dan anak-anak terlantar semakin meningkat.

Sudah sangat banyak dipertontonkan kepada kita lewat media tentang kisah-kisah orang pinggiran, fakir miskin dan bahkan anak yang terlantar masih harus berjuang untuk menghidupi dirinya bahkan keluarganya.

Anak-anak tersebut banyak yang sangat memprihatinkan, jangankan untuk memperoleh pendidikan yang layak, untuk hiduppun mereka sudah sangat sulit.

Mana negara yang akan menjamin untuk memelihara mereka,apakah karena perangkat pemerintah yang kurang peka atau kurang menjadi sosok yang lebih dekat diantara mereka.

Sudah waktunya, mereka juga ikut sejahtera karena semua orang di mata tuhan itu sama.

Dan semoga program-program pemerintah yang sekarang ini lebih bisa mengerti akan mereka.

Dan untuk pengalihan atau pencabutan anggaran subsidi untuk BBM semoga berjalan lancar dan tepat sasaran

TNI Dan Polri | Ada Apa?

Rakyat sipil ikutan bingung, melihat dan mendengar akhir-akhir ini di dua kesatuan ini yang seyogyanya menjadi contoh dan sebagai pengemong masyarakat sipil. Tapi kok selalu terjadi bentrokan antar kesatuan.

Bagaimana tanggapanmu?

Apakah ada kecemburuan sosial antara keduanya?

Apakah ada perebutan kekuasaan antar keduanya?

Apakah ada tumpang tindih wewenang tugas antar keduanya?

Apakah objek bekingan antar keduanya?

Semoga pemerintah bisa mengatasi masalah ini.

Dan kedua kesatuan mempunyai kesadaran bahwa mereka mempunyai tujuan dan cita-cita yang sama yaitu menjaga Indonesia.

Sehingga merekapun mau bersama-sama menjaga demi keamanan indonesia.

Semoga!!!!